Back to BuddhaSutra.com

Menyesali, Bertobat Dan Berbuat Kebajikan, Membuat Dosa Lama Terhapus Dan Mendapat Rejeki

Translasi dari 重寫戒淫證輯 - 天道禍淫但不加悔罪之人
 
Lang Lunshou, hidup di masa dinasti Ming. Adalah seorang yang pintar tetapi genit, dia suka bergaul dengan wanita-wanita yang tidak bermoral. Umurnya sudah lebih dari 40 tahun dan dia menyadari kegenitannya itu sudah menjadi sifat. Dia tahu kegemarannya mengganggu wanita bersuami, satu hari nanti pasti akan membawa malapetaka. Meskipun dia berniat untuk bertobat dan menebus dosanya, tetapi tidak tahu bagaimana caranya untuk membuat Langit senang. Maka dia hanya bisa pasrah menunggu datangnya malapetaka.

Pada satu saat, dia jatuh sakit. Secara kebetulan membaca karangan dari Wen Chang Di (Dewa Kepintaran), yang isinya menuliskan, "Jika ada orang yang telah melakukan perbuatan asusila, kemudian menyesal dan merubahnya, melakukan kebajikan untuk menebus dosa, lama kelamaan pasti akan dapat menghapus dosa dan mendapat rejeki. Karena meskipun Langit menghukum orang-orang yang asusila, tetapi tidak akan menambahkan hukuman bagi orang-orang yang dengan tulus menyesali perbuatannya." Setelah berulan-ulang membaca tulisan itu, dia berlompat-lompat gembira, kemudian dengan sangat senang berceloteh sendiri, "Karena dosa asusila yang pernah ku perbuat di masa lalu, pikiranku selalu dipenuhi ketakutan. Takut Langit mendadak menghukum dengan memberikan malapetaka. Sungguh beruntung saya masih tahu salah dan menyesal, sehingga pada saat jatuh sakit dapat membaca karangan dari Wen Chang Di. Dengan itu mendapatkan jalan untuk bertobat dan menebus dosa. Setelah ini saya tidak perlu lagi merasa ketakutan."

Sejak saat itu, di hadapan para dewa dia bersungguh-sungguh bertobat dan bersumpah untuk merubah diri dan giat berbuat kebajikan. Dia pun banyak menulis karangan-karangan yang menggunakan ajaran bijaksana para leluhur untuk menasihati masyarakat. Terlebih masalah-masalah seksual, dia menasihati dengan lebih seksama. Setelah berlangsung beberapa tahun, dosa lamanya lenyap total dan perbuatan bajik nya tidak pernah putus. Pada satu tahun, dia terpilih untuk memasuki perguruan tinggi nasional. Di kemudian hari, anaknya menjadi pejabat di kerajaan. Dia hidup sampai umur 90 lebih dan akhirnya meninggal dengan tanpa penyakit.
 
Komentar: Orang yang sebenarnya genit, tetapi dapat menyesali perbuatan karena membaca karangan bijaksana, berhasil menebus dosa dengan berbuat kebajikan, pada akhirnya mendapat anugerah dari Langit. Ini memberikan kita pelajaran, meskipun telah berdosa, asalkan menyesali, bertobat dan menebus kesalahan dengan berbuat kebajikan, pasti dapat menghapus dosa dan mendapat rejeki

Back to BuddhaSutra.com