Back to BuddhaSutra.com

Menodai Seorang Perawan, Merusak Nama dan Tubuh Sendiri

Translasi dari 重寫戒淫證輯 - 誘淫處女,名毀身殞

Zhang An Guo, hidup di masa dinasti Ming. Seorang yang sangat pintar dan berbakat, tetapi tidak bermoral. Dia pernah menodai anak gadis tetangganya tanpa sepengetahuan orang tua si gadis. Kejadian ini membuat si gadis kehilangan kehormatan dan integritas, sehingga akhirnya dia bunuh diri.

Di kemudian hari Zhang mengikuti ujian pemerintah di tingkat provinsi. Karena karangannya sangat bagus, pengawas ujian berniat memberikan dia nilai tertinggi. Tetapi ketika pikirannya ingin memberikan nilai tertinggi, mendadak dia mendengar bisikan penuh kemarahan mengatakan: "Orang ini menodai gadis dan mencelakai orang lain, orang yang tidak bermoral, pantaskah menjadi juara satu?" Setelah mendengar bisikan itu, si pengawas ujian kaget dan pingsan. Setelah siuman, dia menemukan kertas karangan Zhang telah terkoyak-koyak hancur. Kemudian dia mengumumkan hasil ujian, setelah itu dia menemui Zhang. Dia memberi tahu mengapa karangannya tidak terpilih. Mendengar itu, Zhang menyadari ini semua adalah karma dari menodai gadis tetangga sehingga meninggal bunuh diri. Zhang menjadi sangat menyesal atas perbuatannya. Dia menjadi stress karena perasaan menyesal yang berlebihan, sehingga jatuh sakit dan akhirnya mati.

Ini adalah akibat menodai kehormatan seorang gadis, perbuatan yang sangat tidak bermoral. Sampai-sampai kesuksesan yang sudah tiba di tangan pun bisa pergi, bahkan nyawapun hilang. Kita harus bersungguh-sungguh menghindari pikiran yang porno!

Komentar: Banyak belajar dan menjaga moral adalah kewajiban orang yang terpelajar. Mengetahui itu salah, jangan malah melanggar. Meskipun kita berhasil mengelabui hukum negara, kita tidak dapat lari dari hukum akhirat. Hukum karma seperti bayangan tubuh yang selalu mengikuti kita. Demikian pula karma buruk dari orang yang porno, cepat atau lambat pasti akan jatuh ke dirinya. Demi masa depan, para muda-mudi yang terpelajar, haruslah waspada!

Back to BuddhaSutra.com