Back to BuddhaSutra.com

Menolak Dan Mengajarkan Keburukan Dari Berzinah,
Mendapat Perlindungan Dan Keturunan Mendapat Kehormatan

Translasi dari 重寫戒淫證輯 - 拒淫又示其淫過,得獲身顯子孫榮

Xie Qian, orang YuYao yang hidup pada masa dinasti Ming. Pada waktu muda bekerja sebagai guru privat di rumah tetangganya yang kaya raya. Keluarga ini punya seorang anak gadis, melihat Xie adalah pemuda yang tampan, menjadi naksir dengannya. Satu hari, ketika ayah ibunya sedang meninggalkan rumah, anak gadis itu diam-diam pergi menemui Xie dan menggunakan berbagai cara untuk merayu Xie.

Pertama-tama, Xie menemui si gadis dengan penuh hormat, tetapi karena belakangan merasakan gelagat yang tidak benar, dia menjadi terkejut. Kemudian tanpa basa-basi lagi, dia memarahi si gadis: "Kamu adalah seorang gadis yang belum menikah, berani-beraninya seorang diri pergi menemui pria lain. Jika saya seperti kamu tidak mengindahkan martabat, berbuat seronok dan menodai kehormatan kamu, maka kamu akan ternodai seumur hidup. Selamanya tidak dapat membersihkan noda ini. Bila dikemudian hari hal ini diketahui orang lain, maka ayah ibu dan seluruh sanak famili kamu akan dipermalukan dan ditertawakan orang banyak. Karena keinginan kamu untuk mendapatkan kesenangan sesaat, maka seluruh keluargamu akan dipermalukan, apakah hati nuranimu bisa tenteram?" Setelah mengatakan itu, dengan marah Xie mengusir gadis itu pergi. Setelah mendengar omelan Xie, si gadis seperti terbangun dari mimpi, mukanya merah karena malu. Si gadis berterima kasih kepada Xie karena bisa mengendalikan diri untuk tidak berbuat seronok dan menolong dia supaya tidak dipermalukan seumur hidup oleh hal yang memalukan itu. Tanpa disadari, dia menangis karena terharu dan menyesal. Dia berterima kasih pada Xie atas ajarannya kemudian bergegas pergi.

Xie memiliki sifat yang jujur dan disiplin, ditambah lagi rajin belajar tanpa henti, akhirnya pada mada tahun Ming Xian Zong Cheng Hua, dia lulus ujian nasional. Di kemudian hari dia menjadi pejabat tinggi yang ternama di dinasti Ming, bahkan anaknya pun menjabat kedudukan penting di pemerintahan. Ini semua adalah pembalasan baik dari jasanya yang tidak menodai seorang gadis!

Komentar: Di masa kuno dulu, pria dan wanita menjunjung tinggi martabat, tidak sembarangan berhubungan. Tetapi jaman sekarang, hubungan intim sudah biasa, ini adalah perbuatan tidak benar dan berbahaya karena bisa menyebabkan kesalahan besar. Kita sering baca berita di koran tentang gadis-gadis yang dinodai dan ditinggal oleh pria, kemudian menyesal tapi tak berguna. Kesalahan ini adalah akibat dari terlalu menuruti keinginan hati dan tidak mengindahkan moral dan etika. Para muda-mudi, terlebih wanita, seharusnya sangat berhati-hati dalam hal ini.

Back to BuddhaSutra.com