Back to BuddhaSutra.com

Mencabut Lidah Kerbau, Mencelakai Anak-anak Sendiri

Kisah ini dicatat dalam buku Fayuan Zhulin. Pada masa Wu-de, ketika Tan Gao-zu memerintah, hiduplah seorang petani yang bersifat kejam.

Satu hari, ketika sedang memeriksa ladangnya, ia melihat kerbau milik tetangga yang sedang menginjak-injak tanamannya. Ia menjadi sangat marah, lalu menangkap kepala kerbau itu, mengikat lidahnya dan menariknya dengan sangat keras sehingga memutuskan lidah kerbau itu. Mulut kerbau itu dalam seketika penuh dengan darah, tetapi si kerbau tidak dapat berteriak kesakitan. Para penduduk desa yang berkumpul untuk menyaksikan kejadian itu, mengutuk perbuatan yang sangat kejam tersebut.

Di kemudian hari, dia menikah dan memiliki tiga anak yang semuanya lahir bisu. Semua orang tahu ini adalah karma dari seseorang yang kejam dan tak memiliki rasa kasihan.

Back to BuddhaSutra.com