Back to BuddhaSutra.com

Membawa Kabur Istri Orang, Istri Sendiri Dibawa Kabur Orang Lain

Translasi dari 重寫戒淫證輯 - 淫人之妻,人淫其妻

Pada masa dinasti Qing, di kota He Bei Timur ada seorang yang bermarga Li. Dia adalah seorang pedagang keliling buah kurma yang sering berdagang ke desa tetangga. Dalam perjalanannya dia sering tinggal di sebuah penginapan. Karena sering berjumpa dengan istri pemilik penginapan, dia menjadi naksir, bahkan merayu untuk meninggalkan suami dan mengikuti dia.

Ketika dia membawa wanita itu pulang ke rumahnya, dia baru menyadari bahwa istri nya sendiri pun telah pergi ikut lelaki lain. Meskipun dia merasa terkejut dan marah, tetapi dia tetap tidak menyadari bahwa ini adalah karma dari membawa kabur istri orang. Bahkan dia merasa beruntung telah berhasil mendapatkan wanita baru untuk dibawa pulang, jika tidak maka dia akan menjadi seorang duda. Tidak lama kemudian, wanita yang dia bawa pulang itu mulai berubah pikiran dan kabur bersama dengan seorang pemuda lain. Alhasil, dia tetap menjadi kesepian dan tidak memiliki keturunan seumur hidupnya.

Karena kejadian ini, ada orang bijak yang mengatakan bahwa waktu istrinya kabur dengan pria lain adalah tepat pada saat dia membawa kabur istri orang. Dia merayu istri orang, istrinya sendiripun dirayu orang lain. Hukum karma sangatlah tepat! Buddha mengatakan: "Hukum Karma, seperti bayangan yang mengikuti tubuh." Kejadian ini merupakan bukti nyata.

Back to BuddhaSutra.com