Back to BuddhaSutra.com

Lindung Yang Menggigit Tangan

Di Gui-zhou, hiduplah Tuan Lu yang berumur hampir 60 tahun. Dia suka sekali makan lindung dan setiap kali makan harus ada lindung. Jumlah lindung yang dibunuh untuk dimakan sudah tak terhitung lagi jumlahnya.

Satu hari, dia sedang ke pasar untuk membeli lindung. Karena dia ingin memilih lindung yang gemuk dan berdaging banyak, si penjual memperbolehkan dia untuk memilih dan mengambil sendiri. Lalu dia pun menggulung lengan bajunya dan memasukkan tangannya ke dalam pot yang berisi lindung-lindung. Mendadak, semua lindung-lindung di dalam pot berkumpul dan menyerang dia, mereka menggigit tangan Tuan Lu sedalam-dalamnya. Rasa sakit yang ditimbulkan sangat parah dan dia langsung jatuh pingsan dengan air mukanya berubah menjadi pucat seperti mayat. Meskipun setelah menarik keluar tangannya dari dalam pot, lindung-lindung itu masih tetap menggigit erat tangannya. Gigi dari lindung-lindung itu menancap dalam ke daging tuan Lu.

Pada saat itu, orang-orang di pasar berkumpul untuk melihat kejadian itu. Ketika anak Tuan Lu tiba, dia segera membawa pulang ayahnya. Lalu anak tuan Lu memotong tubuh lindung-lindung yang berada di tangan ayahnya, tetapi kepala dan gigi lindung-lindung itu masih tetap menggigit erat dan tidak dapat dilepaskan. Akhirnya anaknya harus menghancurkan setiap kepala lindung dengan pisau. Ketika semua lindung sudah berhasil dilepas, daging di tangan tuan Lu sudah terkoyak-koyak. Tuan Lu mengalami sakit yang sangat parah dan akhirnya meninggal dunia.

Back to BuddhaSutra.com