Back to BuddhaSutra.com

Karma Nyata Untuk Yang Suka Membunuh

Penduduk desa Tai-hu di Jiangsu kebanyakan adalah nelayan dan pemburu. Mereka semua suka membunuh ikan dan burung. Kecuali Shen Wen-bao dan keluarganya yang selalu melakukan perbuatan baik. Setiap kali mereka melihat burung-burung dan ikan-ikan yang tertangkap, mereka selalu membeli dan membebaskannya. Bahkan mereka pun suka menasihati penduduk desa untuk berbuat baik. Mereka berkata: "Seseorang yang suka membunuh tidak memiliki perasaan kasihan dan welas asih. Anugerah dan umurnya akan perlahan-lahan berkurang. Karena itu, karma buruk akan menimpa dia dan keturunannya."

Ketika itu ada wabah penyakit yang menyerang wilayah desa. Satu malam, seorang penduduk desa menyaksikan dua setan penyakit yang sedang membawa banyak bendera-bendera. Lalu dia mendengar dua setan itu berkata: "Mari kita menaruh bendera-bendera itu di setiap pintu rumah penduduk desa ini, kecuali rumah keluarga Shen Wen-bao.

Keesokan harinya, seluruh desa yang berjumlah kurang lebih 300 keluarga, kecuali keluarga Shen, jatuh sakit karena wabah. Keluarga Shen sama sekali tidak terpengaruh. Karena Shen selalu berbuat baik selama hidupnya, dia menikmati tubuh yang sehat sampai umur yang tua dan meninggal dengan tenang.

Back to BuddhaSutra.com