Back to BuddhaSutra.com

Burung-burung Yang Menguburkan Mayat

Soon Liang-si adalah seorang yang baik hati. Dia tidak kaya tetapi setiap kali dia melihat burung-burung yang dikurung dalam kandang, dia selalu berusaha sebisa mungkin mengumpulkan uang untuk membebaskan mereka. Ketika melihat burung-burung itu bernyanyi gembira setelah terbebas dari kurungan, dia menjadi sangat berbahagia. Dia terus membebaskan burung-burung seumur hidupnya. Jumlah burung yang dilepaskan sudah tidak terhitung lagi, meskipun dia tetap adalah seorang yang miskin.

Dia meninggal pada umur tujuh puluh tahun. Dia sangat miskin dan tidak meninggalkan uang untuk penguburan juga tidak memiliki teman atau saudara. Jasadnya ditinggalkan begitu saja di puncak bukit. Pemandangan ini memang sangat menyedihkan.

Tidak lama kemudian, mendadak muncul ribuan burung-burung, masing-masing membawa segumpal tanah di paruhnya, mereka menjatuhkan tanah tadi di atas jasad Soon. Tidak sampai satu hari, mayat itu sudah terkubur sepenuhnya, sehingga memberikan dia penguburan yang seutuhnya. Para tetannga yang menyaksikan kejadian itu sangat terkejut. Mereka mengatakan bahwa inilah pahala dari perbuatan baik melepaskan burung-burung yang dikurung. Burung-burung yang merasa berterima kasih, kembali untuk membayar perbuatan baik yang mereka terima.

Back to BuddhaSutra.com